Jumat, 07 Agustus 2015

Aku tidak termasuk golonganmu?

Halo guruku.Ini muridmu.Yang kau anggap bodoh.Lagi apa yah kira kira dirimu?

Malam ini,aku teringat proses belajar mengajar antara aku dan kau dikelas.BUKAN!bukan hanya malam ini,malahan setiap malam.Pelajaran yang meyenangkan bagiku,tetapi mengajar yang tak asik bagiku.Boleh aku keluarkan segala macam uneg-uneg ku padamu wahai guru tersayang?

Hmm,oke.

1 kali aku menunggu,2 kali aku menunggu,3 kali aku menunggu dan untuk yang ke-4 kalinya,sungguh,aku tak bisa menunggu.Kau bedakan kasihmu,kau pilih kasih,guruku!

Kulihat saja dari hari kehari,saat 2 tahun yang lalu aku sudah tak sabar menanti kau mengajarku karena kau hanya mengajar kelas tingkat ini,dan tahun ini pulalah kau mengajariku,sungguh penantian yang luar biasa bagiku.Kau tampak special dimataku.Disaat orang orang ingin menggatikanmu dengan guru lain karena ocehan mu yang terus menerus membuat telinga mereka 
pecah,aku malah ingin mempertahankanmu,mengapa?entahlah.

Aku iri terhadap mereka yang selalu kau lontarkan pertanyaan mu untuk mereka,sedangkan aku?hahaha,berharap sekali.

Aku iri melihat teman-temanku dengan gugup menjawab pertanyaanmu,meskipun aku juga tak kalah gugupnya,aku telah menyiapkan semuanya.

Aku iri,iri sekali.

Aku ingin menjawab pertanyaanmu.Disaat yang lain tak ingin,aku ingin.Sungguh.

Apa yang tidak kau suka dariku?

Apa aku mempunyai salah padamu?

Apa aku terlalu bodoh hingga kau kira aku takkan bisa menjawab pertanyaanmu?

Apa aku terlihat tak seperti manusia yang tak berpendidikan?

Tolong,jelaskan semua.

Teruntukmu guruku tersayang,tolong,jawab aku.


Icha,8 Agustus 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar