Halo guruku.Ini muridmu.Yang kau anggap bodoh.Lagi apa yah
kira kira dirimu?
Malam ini,aku teringat proses belajar mengajar antara aku dan
kau dikelas.BUKAN!bukan hanya malam ini,malahan setiap malam.Pelajaran yang
meyenangkan bagiku,tetapi mengajar yang tak asik bagiku.Boleh aku keluarkan
segala macam uneg-uneg ku padamu wahai guru tersayang?
Hmm,oke.
1 kali aku menunggu,2 kali aku menunggu,3 kali aku menunggu
dan untuk yang ke-4 kalinya,sungguh,aku tak bisa menunggu.Kau bedakan
kasihmu,kau pilih kasih,guruku!
Kulihat saja dari hari kehari,saat 2 tahun yang lalu aku
sudah tak sabar menanti kau mengajarku karena kau hanya mengajar kelas tingkat
ini,dan tahun ini pulalah kau mengajariku,sungguh penantian yang luar biasa
bagiku.Kau tampak special dimataku.Disaat orang orang ingin menggatikanmu
dengan guru lain karena ocehan mu yang terus menerus membuat telinga mereka
pecah,aku malah ingin mempertahankanmu,mengapa?entahlah.
Aku iri terhadap mereka yang selalu kau lontarkan pertanyaan
mu untuk mereka,sedangkan aku?hahaha,berharap sekali.
Aku iri melihat teman-temanku dengan gugup menjawab
pertanyaanmu,meskipun aku juga tak kalah gugupnya,aku telah menyiapkan
semuanya.
Aku iri,iri sekali.
Aku ingin menjawab pertanyaanmu.Disaat yang lain tak
ingin,aku ingin.Sungguh.
Apa yang tidak kau suka dariku?
Apa aku mempunyai salah padamu?
Apa aku terlalu bodoh hingga kau kira aku takkan bisa
menjawab pertanyaanmu?
Apa aku terlihat tak seperti manusia yang tak berpendidikan?
Tolong,jelaskan semua.
Teruntukmu guruku tersayang,tolong,jawab aku.
Icha,8 Agustus 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar